WebGIS Jaringan Irigasi:
Digitalisasi Aset, Pemetaan Spasial & Pemantauan Kinerja Saluran Air
Solusi geospasial terpadu bagi Dinas PUPR / Pengairan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS/BWS), dan perkumpulan petani (P3A) untuk memetakan Daerah Irigasi (DI), inventarisasi saluran pembawa/pembuang, bangunan bagi/sadap, hingga kalkulasi Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI) secara akurat dan real-time.
Kehilangan Air & Kebocoran
Sulit mendeteksi titik rembesan, tanggul jebol, atau endapan lumpur (sedimentasi) di sepanjang saluran tanah/pasangan.
Sengketa Alokasi Petani (P3A)
Ketidakjelasan jadwal giliran air dan debit pada bangunan bagi-sadap sering memicu konflik antar-petak sawah hulu dan hilir.
Data Aset Terpencar
Inventaris pintu air, bendung, gorong-gorong, dan talang masih berupa skema kertas kuno yang sulit diverifikasi saat audit DAK.
Prioritas Rehabilitasi Tidak Presisi
Alokasi anggaran Operasi & Pemeliharaan (OP) rawan salah sasaran karena ketiadaan riwayat kondisi fisik per ruas saluran.
Modul & Fitur Unggulan WebGIS Irigasi
Dirancang sesuai instrumen teknis Operasi & Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air:
Pemetaan Hierarki Saluran Irigasi
- Saluran Pembawa: Saluran Primer (induk), Saluran Sekunder, Saluran Tersier, hingga Kuarter.
- Saluran Pembuang: Delineasi saluran drainase dan pembuang kelebihan air sawah.
- Atribut Saluran: Panjang ruas (m), dimensi penampang (lebar dasar, tinggi jagaan), kemiringan saluran, tipe pasangan (tanah, linning beton, batu kali), dan kapasitas debit desain (m³/detik).
Inventarisasi Bangunan Air & Pelengkap
- Bangunan Utama: Bendung tetap/gerak, bendungan intake, free intake, dan rumah pompa air tanah.
- Bangunan Pengatur & Pengukur: Bangunan Bagi, Bangunan Sadap, Bangunan Bagi-Sadap, alat ukur debit (Cipoletti, Romijn, Parshall Flume).
- Bangunan Pembawa / Silang: Talang air, siphon, gorong-gorong, jembatan penyeberangan, dan pelimpah samping (*side spillway*).
Penilaian Kondisi Fisik & IKSI Otomatis
- Kalkulasi otomatis Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI) mengacu pada 6 parameter Permen PUPR: Prasarana Fisik (bobot 45%), Produktivitas Tanam, Sarana Penunjang, Organisasi Personalia, Dokumentasi, dan Kelembagaan P3A.
- Simbol warna kondisi di peta: Hijau (Baik), Kuning (Rusak Ringan), Oranye (Rusak Sedang), dan Merah (Rusak Berat).
Petak Tersier & Alokasi Giliran Air
- Plotting poligon petak tersier, luas baku sawah (Ha), dan nama kelompok tani / P3A pengelola.
- Monitoring Rencana Tata Tanam Global (RTTG) & Rencana Tata Tanam Detail (RTTD) musim tanam MT I (Padi), MT II (Palawija), dan MT III.
- Manajemen jadwal giliran air dan kalkulasi faktor-K untuk mengatasi defisit debit pada musim kemarau.
Survei Mobile & Geotagging Lapangan
- Aplikasi survei untuk Juru Pengairan, Petugas Pintu Air (PPA), dan Pokgatan langsung dari smartphone.
- Wajib upload foto kondisi fisik kerusakan tanggul atau pintu macet ber-watermark otomatis (tanggal, jam, koordinat GPS, & nama saluran).
- Dukungan mode survei offline untuk area pedesaan / hulu sungai tanpa koneksi internet.
Executive Dashboard & Ekspor E-PAKSI
- Dashboard ringkasan untuk pimpinan dinas/BWS: grafik tingkat kerusakan per Daerah Irigasi (DI), usulan penanganan, dan kebutuhan dana OP.
- Ekspor data spasial format Shapefile (.SHP), GeoJSON, dan KML/KMZ untuk diintegrasikan ke SIG Desktop.
- Format tabel rekapitulasi sesuai standar aplikasi E-PAKSI Kementerian PUPR & lampiran pengajuan DAK Fisik Irigasi.
Kepatuhan NSPM & Standar Satu Data Geospasial
Data geodatabase WebGIS Jaringan Irigasi disusun berdasarkan Pedoman Tata Kelola Aset SDA Kementerian PUPR, siap dihubungkan ke Geoportal BWS/BBWS, serta mendukung sistem keterbukaan informasi alokasi air irigasi untuk ketahanan pangan nasional.
Siap Memodernkan Pengelolaan Daerah Irigasi Anda?
Konsultasikan kebutuhan digitalisasi jaringan irigasi, pemetaan petak tersier, atau jadwalkan presentasi & simulasi demo sistem WebGIS Irigasi bersama tim geospasial kami.
Jadwalkan Demo WebGIS Irigasi via WA (0821-2229-1118)



